Saat Jam Dinas Dokter Tidak Boleh Praktik


Dikutip dari harian fajar- Pelayanan Rumah sakit umum Lakipadada, Tana Toraja kian membaik. Oleh karena itu, kinerja tenaga medis harus terus ditingkatkan. Dokter misalnya, tidak boleh praktik saat jam dinas.

Penilaian kinerja RS Lakipadada itu terungkap dalam rekomendasi panitia khusus laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) bupati. Penilaian positif ini membuat pimpinan RS akan segera melaksanakan rapat komite medik. Direktur RSU Lakipadada, dr Rudi Andilolo saat ditemui diruang kerjanya, menyatakan pihaknya segera menindaklanjuti rekomendasi pansus mengenai peningkatan kinerja tenaga medis di rumah sakit tipe C tersebut.

Rapat komite medik yang ia akan gelar dalam rangka penegasan untuk meminta semua dokter, baik ahli maupun umum untuk tidak buka praktik saat jam dinas. “Salah satu poin penting dalam repat tersebut adalah penegasan untuk para dokter umum maupun ahli untuk tidak melakukan praktik dan kegiatan pelayanan kesehatan lainnya pada saat dinas” pungkasnya. Baca Selengkapnya

Posted in Artikel Kesehatan, Informasi kesehatan0 Comments

Penghambat Adrenergik


Obat-obatan yang tergolong dalam kelompok ini adalah alfa-blocker, beta-blocker, alfa-bet-blocker. Alfa-blocker (penyekat alfa) bekerja dalam pembuluh darah perifer, menghambat pengambilan katekolamin pada sel otot halus sehingga menyebabkan pelebaran pembuluh darah, hingga tekanan darah pun turun. Beta-blocker bekerja pada jantung untuk meringankan stres, sehingga jantung perlu lebih sedikit darah dan oksigen. Sedangkan alfa-beta-blocker bekerja dengan menghambat efek sistem saraf simpatis. Bila ada rangsangan stres, sistem saraf simpatis akan segera memberikan respon dengan meningkatkan tekanan darah. Yang paling sering digunakan adalah beta-blocker yang efektif untuk pasien hipertensi pada usia muda, pasien yang pernah mengalami serangan jantung, pasien dengan denyut jantung cepat, nyeri dada, dan sakit kepala migren.

Posted in Terapi Hipertensi0 Comments

Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACEI)


ACEI bekerja dengan menghambat pembentukan hormone angiotensin II, hormon yang menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga dapat meningkatkan tekanan darah. Dengan dihambatnya angiotensin II, ACEI akan melebarkan pembuluh darah dan membiarkan lebih banyak darah mengalir ke jantung, sehingga menurunkan tekanan darah. Yang tergolong ACEI adalah captopril dan lisinopril. ACEI efektif diberikan pada penderita hipertensi usia muda, gagal jantung, juga pada pria yang impotensi sebagai efek samping dari obat lain.

Posted in Terapi Hipertensi0 Comments

Waspadai Infeksi TORCH


Infeksi TORCH adalah Sekelompok penyakit infeksi yang dapat menyebabkan infeksi kongenital

dan perinatal. TORCH merupakan singkatan dari 4 penyakit Infeksi (Toxoplasma, Rubella, CMV dan HSV)

Infeksi TORCH mempunyai  beberapa kemiripan :

  • Infeksi yang terjadi pada ibu hamil biasanya  tidak bergejala (asimptomatik)
  •   Infeksi pada janin dampaknya bervariasi :

ü  tidak terjadi infeksi

ü  terjadi infeksi ringan sampai berat hingga

ü  terjadi kematian janin

ü  bayi lahir dengan gejala2 : gangguan/kerusakan

ü  pada otak, paru-paru, mata atau telinga

TOXOLASMOSIS

Sumber infeksi toxoplasma adalah berasal dari Tinja kucing (mengandung ookista), Hewan potong yang terinfeksi (mengandung kista) , ibu yang terinfeksi pada saat hamil , Organ/darah donor yang terinfeksi . Penularan toxoplasma dapat terjadi melalui Makan makanan : sayuran dan buah-buahan yang tercemar tinja kucing (sumber ookista), Makan daging yang masih mentah atau kurang  matang (mengandung kista), Melalui kontaminasi mukosa (mulut & mata) Secara vertikal dari ibu ke janin , Melalui transfusi darah , Melalui transplantasi organ. Baca Selengkapnya

Posted in Artikel Kedokteran0 Comments

Tujuh Menit Untuk Tubuh Sehat


Hanya butuh tujuh menit.  Itulah waktu yang dibutuh untuk melakukan  latihan intensif dari program Chris Jordan. Program ini  sengaja ia desain untuk kliennya yang ingin tetap sehat dan juga baik untuk menurunkan berat badan.  Hanya butuh mengulang beberapa repetisi gerakan setidaknya dua atau tiga kali dan latihan pun berakhir. Simple bukan?

Menghasilkan keringat, otot terlatih dan hanya butuh ruang yang sedikit untuk berolahraga bahkan alat yang digunakan pun sangat sederhana. Latihan ini hanya menggunakan kursi dan memanfaatkan berat badan anda.

Pelatihan yang diberi nama “High-intensity circuit training” ini memperkenalkan bagaimana memanfaatkan waktu dengan se-efesien mungkin untuk hasil latihan yang efektif.  Chris Jordan dalam the American College of Sports Medicine’s Health & Fitness Journal menuliskan kombinasi dari gerakan aerobic dan pertahanan tubuh adalah sebuah gerakan yang high intensive dan gerakan ini lebih bermanfaat untuk kesehatan daripada cara yang pernah dilakukan orang sebelumnya.

Posted in Tips Sehat0 Comments

Hindarilah makanan ini saat Anda hamil


diet hamil

Aturan emas untuk diet saat hamil adalah makanlah diet yang seimbang. itu artinya ibu hamil harus banyak makan buah-buahan dan sayuran, protein, karbohidrat dan cairan yang cukup.

Lantas adakah makanan yang perlu dihindari saat hamil? jawabnya ya, ada. kemdati sedikit, makanan dan minuman itu harus diketahui agar kehamilan anad tidak di rusak olehnya. Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari walau jangan sampai membuat anda takut makan saat hamil Baca Selengkapnya

Posted in Artikel Kedokteran0 Comments

Obesitas Sentral Penyebab Utama Resistensi Insulin dan Sindrom Metabolik


Obesitas SentralObesitas menurut badan kesehatan dunia WHO telah menjadi epidemic global di seluruh dunia. Tidak tanggung-tanggung angkanya kini telah mencapai 300 juta orang untuk kategori orang dewasa. Angka tersebut cukup fantastis mengingat obesitas adalah pintu masuk datangnya berbagai macam penyakit. Sayangnya kebanyakan orang kurang memahami hal ini, itu sebabnya jumlah orang yang mengalami kenaikan berat badan terus bertambah dan berbanding terbalik dengan orang yang sukses menurunkan berat badannya. Jika anda mengalami kenaikan berat badan sebaiknya anda perlu berhati-hati sebab penyakit mematikan seperti jantung dan stroke siap mengintai anda.

Namun dari kesemuanya ada hal unik yang perlu diperhatikan. Penelitian baru menyebutkan bahwa tingkat kesehatan tidak dapat diprediksi dari angka BMI (Body Mass Index) semata.  Yang terpenting adalah perhatikan seberapa besar prosentasi lemak yang tersimpan dalam tubuh.

Memiliki berat badan yang ideal namun lingkar pinggang masih tertimbun lemak juga masih beresiko terkena penyakit mematikan.  Tidak perlu khawatir karena semua pasti ada solusinya. Kuncinya adalah dengan meningkatkan massa otot khususnya daerah perut dan sekitarnya, anda sudah dapat menurunkan resiko terserang penyakit mematikan tersebut.

Pastinya anda bertanya-tanya kenapa harus daerah perut dan sekitarnya? Jawabnya, Timbunan lemak diperut atau yang lebih dikenal dengan obesitas sentral  merupakan penyebab terjadinya sindrom metabolik dan resistensi insulin. Baca Selengkapnya

Posted in Artikel Bebas0 Comments

Leptospirosis Siap Mengancam Saat Banjir


Bahaya Leptospirosis Mengintai

bahaya  LeptospirosisMasih ramai di media pemberitaan tentang banjir di beberapa wilayah di Indonesia khususnya Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Disaat banjir inilah banyak penyakit yang mulai menyerang seperti demam, penyakit kulit, tifus dan juga Leptospirosis. Untuk itu warga yang terkena banjir harus tetap waspada sebab penyakit seperti Leptospirosis juga merupakan penyebab tingkat kematian tinggi saat banjir.

Penyebaran Leptospirosis

Leptospirosis memiliki kemiripan gejala dengan penyakit tifus dan demam berdarah. Itulah sebabnya banyak orang yang tak waspada dengan penyakit yang disebarkan oleh tikus got (Rattus norvegicus). Gejala Leptospirosis yaitu  nyeri kepala,demam,  dan sakit otot seperti yang dialami  penderita flu.  Penyakit leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan bakteri leptospirosa sp yang hidup di dalam  tubuh tikus. Penyebaran penyakit ini yaitu melalui kencing (urine) tikus, kemudian bakteri itu dapat terbawa air. Bakteri leptospirosa sp dapat bertahan selama satu bulan lamanya setelah keluar dari tubuh tikus. Itu sebabnya mengapa penyakit leptospirosa sangat mudah menyebar. Baca Selengkapnya

Posted in Info Penyakit0 Comments

TUA TIDAK HARUS PIKUN


Secara medis, penyakit Alzheimer terjadi akibat kehilangan sel saraf otak di area yang berkaitan dengan fungsi daya ingat, kemampuan berpikir serta kemampuan mental lainnya. Keadaan diperburuk oleh menurunnya zat neurotransmiter yang berfungsi menghantarkan sinyal dari satu sel ke sel yang lainnya. Kondisi ini mengakibatkan gangguan proses berpikir dan mengingat.

Genetik dan Usia

Alzheimer dapat disebakan karena faktor genetik dan non genetik. Beberapa peneliti mengungkapkan, orang dari keturunan garis pertama pada keluarga Alzheimer beresiko 6 kali lipat menderita Alzheimer. Mereka yang terkena Alzheimer karena faktor genetik, dapat mengidap Alzheimer dibawah usia 65 tahun atau usia lebih muda. Sedangkan pada yang terkena Alzheimer akibat faktor non genetik terutama yang paling banyak berpengaruh adalah faktor usia, yakni makin tua usia makin rentan Alzheimer. Kemungkinan terkena Alzheimer dua kali lipat tiap lima tahun setelah umur 65 tahun. Tapi tidak semua lansia rentan terhadap Alzheimer. Banyak faktor yang mempengaruhi.

Infeksi dan Cedera Kepala

Infeksi dapat menyebabkan sel-sel otak rusak. Virus dapat menyebabkan infeksi pada susunan saraf pusat yang bersifat lambat dan kronik (menahun). Beberapa penyakit infeksi seperti penyakit Creutzfeldt-jacob dan kuru, di duga berhubungan dengan Alzheimer. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan Alzheimer dengan cedera kepala. Hal ini dibuktikan oleh petinju yang menderita demensia; saat diotopsi ditemukan banyak plak amiloid dan serabut saraf yang berbelit-belit

Jantung dan Pembuluh Darah

Kerusakan atau gangguan pada jantung dan pembuluh darah, meningkatkan resiko terjadinya Alzheimer. Kata dr. Samino, “kerusakan atau gangguan pada jantung dan pembuluh darah, otomatis mempengaruhi aliran darah ked an dari otak”. Jika kondisi ini terus berlanjut, pembuluh darah diotak akan mengalami kerusakan, yang berujung pada kerusakan bahkan kematian sel saraf otak karena tidak terpenuhinya nutrisi yang dialirkan darah untuk metabolisme.

Kondisi lingkungan

Peneliti Ekmann menyatakan lingkungan dapat berperan dalam terjadinya Alzheimer. Faktor lingkungan antara lain aluminium, silikon, raksa, dan zink. Pada kadar tertentu, zat-zat tersebut dapat menyebabkan degenerasi sel-sel saraf otak, menyebabkan kerusakan metabolism energi di tingkat sel, yang berujung pada kerusakan dan kematian sel saraf otak.

Imunitas Tubuh

Kekebalan tubuh terkait dengan terjadinya Alzheimer. Hal ini dibuktikan studi Behan dan Felman yang melaporkan, pada 60% penderita Alzheimer didapati kelainan serum protein seperti penurunan albumin dan zat antibodi lainnya, serta peningkatan zat inflamasi.

Posted in Artikel Kesehatan0 Comments

Verify Site


AM9AUXTBDEK6

Posted in Artikel Kedokteran0 Comments

Page 1 of 3112345...102030...Last »
Baca Juga Artikel Menarik Ini close