PARKINSON, APAKAH ITU??


Penyakit Parkinson pertama ditemukan oleh Oleh James Parkinson pd tahun 1817. Penyakit ini merupakan prototipik dari gangguan gerak hipokinetik. Secara klinis ditandai oleh tetrad : akinesia,bradikinesia, rigiditras dan tremor(resting tremor), bila berlanjut dapat disertai postur yg membungkuk, axial instability, festinating gait. Secara patologis adanya degenerasi pada proyeksi nigrostriatal dopaminergik, hilangnya sel-sel berpigmen pd substansia nigra.  Biasabnya Parkinson dimulai antara umur 40 tahun dan 70 tahun dengan puncak pada dekade keenam.

Terapi :

1. Belum ada obat yg dpt menghentikan perjalanan penyakit

2. Pengobatan hanya simtomatis : medicinal dan operatif

Bingung mencari cream pemutih wajah yang komposisinya paling lengkap, aman dan nyaman digunakan serta terdaftar resmi di Badan POM? Klik di sini untuk mendapatkan jawabannya!

3. Terapi medicinal :

  • a. L-dihydroxyphenylalanine (L-dopa), dikombinasi degan decarboxylase inhibitor yaitu carbidopa atau benserazide
  • b. Kombinasi ini untuk mencegah dekarboksilase L-dopa menjadi dopamin di jaringan perifer, sehingga memungkinkan L-dopa dalam jumlah yang lebih besar mencapai tempat reseptor di striatum
  • c. Kombinasi levodopa carbidopa 10 : 1 atau 4 : 1, levodopa-benserazide 4 :1
  • d. Dosis awal 100 mg/25 mgà 2-3 kali /hari ditingkatkan perlahan sampai diperoleh kemajuan yg optimal à max 4 x 2 tablet
  • e. c. Efek yg tdk diinginkan dari levodopa adalah end-of-dose failure yaitu  “on-off” phenomenon, dan menginduksi gerakan involunter  seperti  restlessness, lingual-labial      dyskinesia, choreoathetosis, dan distonia dari anggota gerak,leher, dan badan

4. Bila muncul gerakan involunter walau dgn dosis rendah levodopa, ditambahkan obat dopaminergik seperti amantadine atau bromocriptine.          Amantadine 50 mg – 100 mg, 3 x sehari, mengurangi hipokinesia dan rigidita serta sedikit mengurangi tremor

5. Bromocriptine, pergolide, dan lisuride adalah derivat ergot sintetik yg merangsang reseptor dopamine D2

6. Bromocriptine diberikan secara hati-hati 7,5 mg – 10 mg per hari dalam dosis terbagi 4 ditingkatkan secara sangat lambat hingga dosis optimal    40 mg – 60 mg per hari, saat bersamaan dosis levodopa-carbidopa dikurangi hingga 50 %.

7. Obat anticholinergic seperti atropine, trihexyphenidyl, benztropine mesylate


Berikan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *