Dampak Perilaku Menyimpang Terhadap Kesehatan Jiwa


Pendahuluan


0n@ni atau m*sturb*si merupakan fenomena yang berhubungan dengan perilaku s3ksual yang penuh dengan kontroversi. Sebagian orang beranggapan m*sturb*si sebagai sebuah kebiasaan yang wajar dan menyenangkan. Tetapi pada kelompok lain justru dianggap merupakan aktivitas penodaan diri atau “zelfbevekking” yang dapat menimbulkan kelainan psikosomatik dan aneka dampak buruk lainnya. (1)

Selain itu ada juga menyatakan hal itu normal bila dilakukan oleh remaja, tetapi abnormal bila yang melakukannya anak-anak atau orang tua. Hal ini disebabkan pada masa remaja terjadi proses pematangan s3ksual disertai oleh fantasi s3ksual yang memuncak dan tidak mendapat penyaluran yang wajar, ditambah lagi adanya pengaruh dari luar berupa tayangan televisi, film, tabloid, majalah, buku-buku yang kesemuanya membangkitkan rangsang s3ksual yang kuat.(1)

Tujuan utama m*sturb*si adalah mencari kepuasan atau melepas keinginan nafsu s3ksual dengan jalan tanpa bersenggama. Akan tetapi m*sturb*si tidak dapat memberikan kepuasan yang sebenarnya. Berbeda dengan bersenggama yang dilakukan oleh dua orang yang berlawanan jenis. Mereka mengalami kesenangan, kebahagiaan, dan keasyikan bersama.

Bingung mencari cream pemutih wajah yang komposisinya paling lengkap, aman dan nyaman digunakan serta terdaftar resmi di Badan POM? Klik di sini untuk mendapatkan jawabannya!

Definisi

 

Ada beberapa istilah yang sering digunakan berkaitan dengan m*sturb*si. Istilah-istilah itu antara lain : 0n@ni

Dalam ajaran Islam, m*sturb*si dikenal dengan nama ; al-istimna’, al-istima’bilkaff, nikah al-yad, al-I’timar, atau ‘adtus sirriyah. Sedangkan m*sturb*si yang dilakukan oleh wanita disebut al-ilthaf.

M*sturb*si adalah suatu usaha menimbulkan rangsangan dan kepuasan s3ksual pada diri sendiri (auto – 3r0tic). Biasanya ini merupakan pendahuluan yang normal sebelum perilaku hetero-s3ksual (yang berhubungan dengan objek s3ksual).

Kapan mulai timbul?

Penelitian longitudinal menunjukkan bahwa stimulasi s3ksual diri sendiri sudah ada sejak bayi. Bayi belajar menelusuri fungsi  jari dan mulutnya untuk menjelajahi seluruh tubuhnya, termasuk organ seksnya. Pada usia 15 – 19 bulan mereka mulai merasakan sensasi menyenangkan setiap sentuhan pada genetalianya. sensasi ini menyebabkan kesenangan m*sturb*si. Mendekati masa pubertas peningkatan hormon s3ksual dan ciri-ciri sex sekunder mulai berkembang akan  meningkatkan keinginan s3ksual dan dorongan m*sturb*si bertambah kuat

 

Bagaimana terjadinya ?

Seorang remaja  secara fisik mampu  coitus dan 0rg@sme, tetapi dihambat oleh kendali norma sosial,dia berada diantara keadaan yang bertentangan dari membangun identitas s3ksualnya dan pengendalian dorongan s3ksual. Keadaan ini menyebabkan ketegangan s3ksual yang membutuhkan pelepasan. Cara  yang normal untuk mengurangi ketegangan s3ksual adalah melalui 0n@ni atau m*sturb*si

M*sturb*si menyebabkan gangguan mental atau menurunkan potensi s3ksual?

Mitos-mitos mengatakan bahwa 0n@ni atau m*sturb*si akan menyebabkan mani encer, impotensi, tidak bisa punya keturunan dsb. Namun Tidak ada bukti yang mendukung pernyataan tersebut melalui penelitian.

M*sturb*si menjadi patologis bila dilatar belakangi tindakan kompulsif yang mengendalikan individu. Gangguan emosional yang terjadi bukan disebabkan oleh perilaku s3ksual, tetapi oleh anggapan-anggapan yang salah dan celaan serta ancaman dari masyarakat    tindakan kompulsif dan rasa bersalah akibat ancaman dan celaan dari luar.

Penatalaksanaan.

  1. Jangan biarkan diri terjerat dengan fantasi s3ksual.
  2. Bila fantasi tsb muncul alihkan kearah kegiatan yang positif seperti olah raga, kesenian, kerja sosial dsb.
  3. Sesuai dengan penyebab yang mendasarinya.
  4. Bila perilaku ini sudah merupakan perilaku yang kompulsif, perlu diberikan anti kompulsif.

 

 

 


Berikan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *