PRODUKSI URINE MENURUN

Skenario

Seorang wanita 68 tahun, masuk RS dengan keluhan produksi kencing berkurang. Gejala ini disertai muntah-muntah, merasa sangat lemas dan malaise. Dua minggu sebelumnya penderita merasa sangat lemas dan sakit seluruh tubuh, terutama lengan dan kaki, dan penderita minum obat untuk mengurangi rasa sakit tersebut.

Kata Kunci

•         Wanita, 68 thn

•         Produksi kencing menurun (KU)

•         Muntah-muntah

•         Lemas, malaise

•         2 minggu sebelumnya lemas dan sakit seluruh tubuh, t.u. lengan dan kaki

•         Riwayat minum obat analgetik

Klarifikasi Kata Sulit

•         Produksi kencing menurun (Oligouria) : Bila jumlah urine < 600 ml/24 jam pada orang dewasa. Dimana jumlah urine normal 600-2500 ml/24 jam. Dapat disebabkan oleh gangguan jumlah renal Blood Flow (RBF), filtrasi dan reabsorbsi di ginjal.

•         Malaise : perasaan tak menentu berupa tubuh yang tak nyaman dan lelah. (Ref:dorland, hal 1279)

•         Muntah : mengeluarkan isi lambung melalui mulut dengan paksaan. Dapat disebabkan oleh perangsangan pada batang otak dan rangsangan pada saluran cerna. (Ref:dorland, hal 2413)

Pertanyaan-pertanyaan Penting

  1. Penyebab-penyebab & patomekanisme Oligouria ?
  2. Patomekanisme dari tiap-tiap gejala (muntah, lemas, sakit seluruh tubuh) ?
  3. Hubungan antar gejala dengan keluhan utama?
  4. Mengapa sakit yang diderita lebih berat pada lengan dan kaki ?
  5. Apakah predisposisi berpengaruh terhadap keluhan utama pada skenario ?
  6. Pengaruh riwayat minum obat dengan keluhan utama pada skenario?
  7. Penyakit-penyakit apa saja yang memberikan gejala oligouria?
  8. Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis ?
  9. DD ???

Jawaban

  1. Faktor yang menyebabkan Oligouria :

–  kurang intake cairan

–  hipermetabolisme

–  obstruksi pada ureter

–  gangguan fungsi ginjal

Patomekanisme terjadinya Oligouria

1. teori kebocoran kembali

Sirkulasi peritubulus.

2. Teori Obstruksi Tubulus

Obstruksi tubulus (sel debris, sembab interstitial, silinder titik kasar)menyebabkan

Kenaikan tekanan intratubular diikuti penurunan tekanan filtrasi glomerulus dan

Laju filtrasi glomerulus.

3. Teori Vaskular

Kiri : vasokonstriksi arteriol afferent menyebabkan penurunan tekanan filtrasi Glomerulus dan diikuti penurunan laju filtrasi glomerulus Kanan : teori penurunan permeabilitas membran basalis glomerulus. Penurunan Permeabilitas membran glomerulus menyebabkan penurunan LFG walaupun Tekanan filtrasi glomerulus dan aliran ginjal masih dipertahankan dalam batas normal

4. Gejala semakin berat pada kaki dan lengan diakibatkan

•         Pada Gagal ginjal akut mempunyai gejala klinis Hiperkalemia (kalium darah)          terjadi perubahan elektrolit & penurunan pH Enselopati uremik neuropati perifer (nyeri di tungkai dan kaki) krn pada daerah ekstermitas lebih banyak beraktivitas.

•         Sisa2 metabolime (ureum) menumpuk pd lengan dan kaki krn faktor aktivitas.

5. Apakah predisposisi berpengaruh terhadap keluhan utama

Faktor predisposisi berpengaruh :

jenis kelamin : lebih sering pada wanita karena urethra pd wanita lebih pendek dari pria sehingga lebih mudah terkena infeksi

umur : pada usia tua terjadi penurunan fungsi kerja ginjal dan sudah ada sel-sel yang mati sehingga kerja dari ginjal berkurang

6. Pengaruh riwayat minum obat dengan keluhan utama

7. Penyakit-penyakit  yang menyebabkan oligouria

•         Gagal ginjal akut

•         Urolithiasis

•         Cystitis

•         ISK (infeksi saluran kelamin)

8. Pemeriksaan untuk penegakan diagnosis

•         Anamnesis :

1. data keseimbangan cairan dan BB harian harus diukur

2. nyeri saat kencing

3. urin berbatu, berpasir, atau hematuri

4. mual, muntah, diare

•         PemFis

1.      Palpasi dan perfusi pd kandung kemih

9. Diffrential Diagnostic

Gagal Ginjal Akut

Definisi

Suatu sindrom klinik akibat adanya gangguan fungsi ginjal yang terjadi secara mendadak (jam/hari) yang menyebabkan retensis sisa metabolisme nitrogen dan non-nitrogen dengan atau tanpa oligouria.

Etiologi

•         Pre-renal terutama disebabkan oleh hipoperfusi ginjal

•         Renal, terutama disebabkan oleh kelainan vaskular dan tubular

•         Post-renal, terutama disebabkan oleh adanya obstruksi

Gejala Klinis

•         Oligouria

•         azotemia

•         Mual

•         Muntah

•         Malaise

•         dll

Pemeriksaan Penunjang

•         Pemeriksaan lab : analisis urin rutin, analisis urin khusus

•         Pemeriksaan darah :darah rutin, darah khusus, faal ginjal

•         Pemeriksaan EKG

•         Renal Imaging : BNO, IVU, USG, CT Scan

Penatalaksanaan

•         Memelihara hidrasi normal

•         Diuretika

•         Obat vasoaktif

•         Diet : protein, natrium

Referensi

1)      Suyono,slamet. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid 1 Edisi IV. Dalam : Waspadji S,Lesmana L, Alwi I,editors. Jakarta: FK UI;2006

2)      Corwin, EJ. Buku Saku Patofisiologi. Jakarta : EGC ; 2001.

3)      Sukandar, Enday. Nefrologi Klinik Edisi III. Bandung : Bagian Ilmu Penyakit Dalam FK UNPAD  ; 20064

4)      Silbernagl, Stefan. Teks & Atlas Berwarna Patofisiologi . Dalam : Lang F,editor. Jakarta : EGC ; 2007

5)      Price, SA. Patofisiologi Volume II Edisi 6. Jakarta : EGC ; 2003

6)      Purnomo, BB. Dasar-dasar Urologi Edisi II. Malang : Ilmu Bedah FK UNIV.Brawijaya ; 2008

7)      Gunawan, SG. Farmakologi Dan Terapi. Dalam : Setiabudy R, Nafrialdi, editors. Jakarta : FK UI ; 2007

8)      Dorland,Newman. Kamus kedokteran DORLAND edisi 29. Jakarta : EGC; 2002

9)      Rilantono, LI. Buku Ajar Kardiologi. Dalam : Baraas F, Karo SK, Roebiono PS, editors. Jakarta : FK UI ; 1996

Kategori Kasus Medis :: Kata Kunci: , , , , , ,urin normal, gangguan produksi urine, produksi urin normal1 Komentar

One Response to “PRODUKSI URINE MENURUN”

Trackbacks/Pingbacks


Leave a Reply

Baca Juga Artikel Menarik Ini close