HATI-HATI TOXOPLASMA DAN HEWAN PELIHARAAN ANDA

Nama ini mungkin tidak asing lagi buat kita namun hanya segelintir orang yang mengerti tentang penyakit ini. Jika anda sedang hamil, atau berencana untuk hamil ataupun sedang memelihara kucing, itu berarti anda patut untuk waspada dengan penyakit yang satu ini. Toxoplasma disebabkan oleh toxoplasma gondii . penularannya dapat terjadi melalui beberapa cara, yakni:

1.       Secara tidak sengaja menelan tinja kucing yang di dalamnya terdapat telur toxoplasma gondii, hal ini biasanya tidak kita sadari menyentuh mulut dengan tangan yang  telah terkontaminasi kotoran kucing seperti  sehabis berkebun, membersihkan tempat makanan kucing, atau benda-benda yang telah terkontaminasi.

2.       Parasit dapat masuk melalui daging yang telah terkontaminasi dan tidak dimasak sampai matang, dapat juga melalui sayuran

3.       Dapat pula melalui air yang telah terkontaminasi

4.       Melalui hewan peliharaan anda, karena toxoplasma dapat hidup pada binatang mamalia seperti burung, kucing, dan anjing. Untuk itu penting memberikan vaksin untuk hewan peliharaan anda.

Umumnya toxoplasma tidak memberikan gejala yang khas. Sebaiknya sebelum hamil terlebih dahulu kita melakukan tes TORCH agar dapat dilakukan terapi apabila terinfeksi. Jika seorang ibu hamil terinfeksi toxoplasma, kemungkinan  40 % bayinya terinfeksi juga. Infeksi pada kehamilan muda dapat menyebabkan abortus atau lahir mati, sedangkan infeksi pada kehamilan lebih lanjut atau menjelang kelahiran dapat berakibat bayi lahir prematur atau lahir cukup bulan dengan gejala toxoplamosis kongenital atau bayi dilahirkan normal dan gejala toxoplasmosis baru timbul beberapa minggu atau beberapa bulan/tahun setelah kelahiran. Bayi yang terinfeksi akan menunjukkan gejala chorioretinitis (infeksi pada selaput jala mata), hidrosefalus (kepala yang membesar karena adanya gangguan cairan otak), mikrosefali (kepala yang kecil), pengapuran otak dan gangguan psikomotor. Jika ibu terinfeksi 6 bulan atau lebih sebelum hamil maka janinnya kemungkinan tidak akan terinfeksi, namun jika kurang dari 6 bulan dapat menyebabkan penularan melalui plasenta.

Bila seorang ibu hamil terlah terdiagnosis menderita toxoplasma, maka harus segera di terapi dengan pemberian sulfa dan pirimethamin atau spiramycin dan clindamycin. Sulfa dan pirimethamin dapat menembus plasenta dengan baik sehingga dianjurkan untuk pengobatan pertama. Pengobatan ini harus dilakukan terus menerus sampai persalinan. Setelah anak lahir, maka bayi harus segera diperiksa apakah telah terjangkit juga atau tidak.

Cara mencegah toxoplasma:

1.       Hindari mengonsumsi daging mentah atau pun setengah matang

2.       Cucilah pengalas pemotongan daging, sayur, dengan air panas

3.       Jangan menggosok mata atau mulut jika tangan tidak bersih ataupun pada saat menyiapkan makanan

4.       Cucilah sayur dengan baik sebelum dikonsumsi

5.       Cucilah tangan setelah berkegiatan dan sebelum makan

6.       Tutup makan dan sebisa mungkin hidari serangga seperti lalat dan kecoa yang dapat membawa toxoplasma

7.       Lakukan pemeriksaan berkala terhadap hewan peliharaan anda

8.       Jikaharus membersihkan kandang hewan ataupun taman/kebun sebaiknya menggunakan sarung tangan

Kategori Artikel Kesehatan :: Kata Kunci: , , , , , ,karya tulis tentang anjing1 Komentar

One Response to “HATI-HATI TOXOPLASMA DAN HEWAN PELIHARAAN ANDA”

Trackbacks/Pingbacks

  1. [...] oleh semua jenis Plasmodium). Pada tahapan sekunder dimana pada plasmodium vivax dan ovale sebagian parasit di dalam sel hati membentuk hipnozoit yang dapat bertahan sampai bertahun-tahun,dan bentuk ini yang [...]


Leave a Reply

Baca Juga Artikel Menarik Ini close