PENATALAKSANAAN NYERI KANKER

nyeri kanker

Nyeri kanker merupakan keluhan yang sering dikeluhkan oleh pasien kanker, selain keluhan yang berhubungan langsung dengan kankernya sendiri, keluhan ini dapat terjadi pada semua jenis kanker dan mempengaruhi terhadap kualitas hidup pasien tersebut.

Nyeri kanker merupakan nyeri yang disebabkan oleh multikompleks. Sehingga penatalaksanaan nyeri kanker harus berdasarkan patofisiologiknya serta banyak pula jenis obat yang dipakai selain non-farmakologik yang berguna untuk mengatasi nyeri.

Penatalaksanaan nyeri kanker dimulai dengan penilaian jenis nyeri, tingkatan derajat nyeri, hal-hal yang dapat memperberat nyeri atau mengurangi nyeri serta kondisi umum pasien untuk dapat menerima pengobatan yang diberikan, semua ini disiapkan dengan baik yang dikenal dengan penilaian nyeri/assessment.

Nyeri kanker adalah penilaian secara subjektif sehingga perlu sekali kesamaan pendapat dalam penilaiannya sehingga dibuatlah alat ukur nyeri agar memudahkan untuk mengobatinya. Ada banyak alat ukur yang ada, salah satu diantaranya adalah VAS (Visual Analog Scale) yang memakai skala 0-10 dengan perincian bahwa 0 tidak merasa nyeri sampai 10 sangat nyeri sekali.

Nyeri kanker dibagi 3 kelompok besar yakni nyeri kanker ringan dengan nilai VAS 1-4, sedang VAS 5-6, berat VAS 7-10.

Berdasarkan WHO dibuat suatu step ladder WHO yang merupakan pedoman untuk penatalaksanaan nyeri kanker. Neyri ringan cukup dengan parasetamol, NSAID, kalau perlu ditambahkan ajuvan, penambahan obat ajuvan dapat diberikan pada semua tingkatan nyeri. Untuk nyeri sedang dapat diberikan opioid ringan seperti kodein atau tramadol. Untuk nyeri berat berikan opioid berat seperti morfin.

 

Kategori Artikel Kedokteran :: Kata Kunci: , , , , ,contoh obat antidiuretik, gastropaty diabetikum0 Komentar

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Menarik Ini close