Kuretase Pengertian dan Prosedur Pelaksanaannya

Hampir setiap orang sering mendengarkan kata kuretase atau sering disebut kuret oleh masyarakat awam, tapi tidak semua orang dapat mengetahui apa arti dari kuretase. Mereka hanya mendengar dari orang-orang yang mengalami keguguran, dari teman, dokter, ataupun dari media massa. Jika anda mendapatkan suatu penyakit seperti keguguran atau abortus dan dokter mengatakan bahwa anda harus melakukan kuretase, maka sebaiknya anda membaca artikel ini.

        Kuretase adalah  Serangkaian proses pelepasan jaringan yang melekat pada dinding kavum uteri dengan melakukan invasi dan memanipulasi instrumen (sendok kuret) ke dalam kavum uteri. Jadi kuret ini memasukkan alat instrument ke dalam kandungan anda dengan tujuan untuk membersihkan jaringan sisa janin yang mati di dinding rahim. Kuretase selain untuk terapi, kuretase juga dapat dilakukan untuk mengdiagnosis suatu penyakit. Kuretase diagnostik adalah Tindakan kuretase dengan tujuan mengambil jaringan endometrium.

Indikasi Diagnostik kuretase seperti Metrorragia, PUD, Infertilitas, Amenore sekunder, Karsinoma endometrium, Polip uteri. Sedangkan Indikasi terapeutik seperti Abortus inkomplit, Abortus insipiens, Missed abortion, Sisa jaringan plasenta pascapersalinan, Molahidatidosa.

Prosedur Kuretase

1. Pasien ditidurkan dalam posisi litotomi (posisi seperti sedang mau melahirkan)

2. Infus cairan dng drips oksitosin 10 IU è Mengurangi kemungkinan perforasi

3. Anestesi è Blok paraservikal atau Total Intavenous Anestesi

4. Kateterisasi urin

5. Pemeriksaan bimanual ulang untuk menentukan besar & arah uterus

6. Bersihkan vulva & vagina dengan larutan antiseptik

7. Pasang spekulum vagina

8. Jepit dinding depan porsio uteri dengan tenakulum atau klem ovum

9. Masukkan sonde uterus è Letak & panjang kavum uteri

10. Dilatasi kanalis servikalis dengan busi    Hegar (bila perlu)

11. Pada UK 6 atau 7 mgg pengeluaran isi rahim dilakukan dengan kuret tajam

12. Pada UK > 6 atau 7 mgg gunakan kuret tumpul, setelah sebagian besar hasil konsepsi lepas dari dinding uterus maka dikeluarkan dengan cunam abortus dan dilanjutkan kerokan dengan kuret tajam

Komplikasi

      Perforasi uterus è Penting untuk mengetahui arah dan besar uterus

      Luka pada serviks uteri è Terjadi bila jaringan serviks keras & dilatasi dipaksakan

      Perlekatan dalam kavum uteri è Hindari miometrium terkerok, kerokan dihentikan pada suatu tempat bila dirasakan jaringan tidak lembut lagi

      Perdarahan è terutama pada kehamilan yang agak tua atau molahidatidosa

      Infeksi è Bila syarat asepsis dan antisepsis tidak diperhatikan

      Syok neurogenik

Kategori Artikel Kedokteran :: Kata Kunci: , , , , , , ,kuretase, proses kuret, pengertian kuret, kuretase adalah, prosedur kuretase, pengertian kuretase, proses kuretase, curetase, prosedur kuret, pengertian kanalis servikalis, prosedur kuretase diagnostik, prosedur pengecatan wright, artikel definisi insisi, arti kiret, arti kuretase, syarat syarat kuretase, pengertian post kuret, pengertian prosedur kerja, prosedur kerja pelepasan NGT, syarat melakukan kuret0 Komentar

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Menarik Ini close