Tag Archive | "penelitian ilmiah jahe"

BUKTI ILMIAH KHASIAT JAHE MERAH


 

Jahe merah terbukti memiliki khasiat antimuntah, diare, anti radang dan lain-lain. Bahkan dapat mereduksi ukuran tumor. Di Indonesia jahe dikenal sebagai bumbu dapur. Jahe (Zingiber officinale) juga dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat obat. Tanaman jahe berasal dari Asia Tenggara. Rimpangnya harum, terasa panas serta pedas. Ada bermacam jenis jahe yaitu jahe besar (jahe gajah), jahe kecil (jahe emprit), jahe merah. Dari ketiga jenis jahe itu yang sering digunakan sebagai obat adalah jahe merah. Itu karena kandungan minyak atsirinya lebih banyak.

Pembuktian ilmiah yang di lakukan di Inggris menunjukkan jahe efektif mengurangi mual bahkan muntah yang timbul setelah operasi. Beberapa literatur menyarankan agar wanita hamil mengkonsumsi jahe, untuk mengatasi mualnya. Berdasarkan sifat dan efek farmakologisnya, jahe bersifat sebagai peluruh kentut (carminative), perangsang atau stimulan, antimuntah, batuk, peluruh keringat, diare, penambah nafsu makan, antiradang, dan peluruh dahak. Jahe juga bagus untuk menghilangkan kembung akibat perjalanan jauh.

Penelitian di Denmark, pemberian jahe pada pasien rematik dan gangguan musculoskeletal dapat menghilangkan nyeri dan gejala yang berhubungan dengan rematik. Beberapa pengujian memberikan hasil yang baik dengan menghilangkan rasa nyeri, sakit, serta peradangan/pembengkakan. Pada percobaan di Indonesia ternyata jahe mengandung bahan antirhinovirus yaitu beta-sesquiphelandrone.

Penelitian di University of Minnesota, Amerika Serikat, bahkan menyimpulkan bahwa jahe mampu memperlambat pertumbuhan kanker atau mereduksi ukuran tumor. Pengujiannya dilakukan pada tikus yang diberi sel kanker dan kemudian diberi ekstrak jahe.

Jahe dapat dikonsumsi dalam bentuk teh seperti di india dan dapat mengatasi flu. Di Indonesia wedang jahe dikonsumsi untuk memperbaiki pencernaan, menghilangkan gas dalam saluran pencernaan, dan merangsang nafsu makan. Telah tersedia jahe merah dalam kemasan dengan khasiat yang tetap optimal.

Posted in Artikel KesehatanComments (2)